Sabtu, 12 November 2011

Secangkir Kopi

Secangkir kopi tak bersisa
Temanku menanti hal sia-sia
Yakinku kau takkan tiba
Demi aku yang sedang merana

Secangkir kopi pahit tiada rasa
Jika berbanding pahit dalam luka
Tercabik janji yang melena
Menyayat hingga tak sisa

Secangkir kopi hitam warnanya
Seperti kelam yang makin nyata
Terbelenggu memori lama
Mengendap di lubuk jiwa