Seperti yang pernah dikatakan oleh Mario Teguh, tokoh yang tak asing lagi bagi kita. "Anak muda tanpa galau itu nggak lengkap." Ungkanya pada sebuah acara yang tayang setiap Minggu malam di salah satu stasiun TV swasta Indonesia.
Kalau saya boleh menggambarkan, galau itu semacam perasaan yang bisa dikatakan nanggung. Bimbang, gundah, gulana, merana, tersiksa. Mau nangis ragu, mau ketawa juga nggak bisa. Hampir mendekati linglung. Ciri-cirinya kalau diajak ngobrol udah mulai ngelantur atau nggak nyambung, suka tiba-tiba ngamuk sendiri (curcol dari penulis,haha) .Ciri lainnya sering-sering update status baik di facebook maupun di twitter dengan bahasa-bahasa yang agak didramatisir.