Khoirul Fajar Utama. Nama yang simple dan mudah diingat. Kurasa tak ada seorang pun di sekolah sebesar ini yang tidak tahu Khoirul. Bukan karena namanya yang simple dan mudah diingat. Dia adalah salah satu siswa teladan di sekolah ini, salah satu sekolah favorit di Yogyakarta. Ia selalu menduduki peringkat 1 baik itu di kelas maupun di sekolah.
Tempo hari saat daftar ulang siswa aku dan Khoirul tak sengaja bertemu. Kami sempat ngobrol singkat dan di ujung perbincangan dia menawariku untuk duduk sebangku dengannya. Dia tahu teman sebangkuku terdahulu pindah sekolah. Karena tidak punya alasan untuk menolak, aku pun mengiyakan permintaannya.
Sebelumnya aku tak banyak tahu tentang Khoirul. Selama dua tahun aku seruangan dengannya hanya sesekali saja aku berkomunikasi, itu pun masih dalam lingkup tugas dan pelajaran. Dia sering terlihat sibuk dengan tumpukan buku-buku tebal yang bisa membuat seekor anjing pinsan jika ditimpuk dengan buku tersebut. Membuatku enggan untuk menyapa atau untuk beramah-tamah dengannya. Mungkin teman-temanku yang lain juga beranggapan demikian, sehingga selama dua tahun dia tak banyak punya teman.